Thursday, January 05, 2012

Bercermin dari AIR


Segalanya tercipta penuh hikmah,, begitupun air dengan berbagai sifatnya. Bukankah kita terlahir dalam kesucian,, sejernih air yang memancar dari sumbernya.


Berjalanlahlah di atas roda kehidupan,, tanpa merendahkan diri dan tanpa menyombongkan,, bukankah air yang tenang permukaannya selalu sama rata,, sisi satu tidak lebih tinggi atau rendah dari yang lain? Jauhilah sifat pasif,, bukankah beberapa penyakit lebih condong pada air yang menggenang. Bagai air yang mengisi tiap sudut ruang-ruang kosong,, hendaknya kita selalu menghiasi waktu dengan menunaikan semua kewajiban,, fleksible,, cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Dahulukanlah pilihan yang lebih penting dari yang penting dalam menunaikan kewajiban,, sperti air,, selalu memenuhi ruang dengan mendahulukan bagian dasarnya. Letakkan langkah demi langkah menuju tujuan hakiki,, bak air dari hulu yang sukses smpai ke hilir.

Bersabar,, pantang menyerah,, diantara sifat air yang tercermin pada ombak yang tak kenal lelah menghantam kokoh nya batu karang. Ketika sbuah batu mencebur dalam kolam air,, perhatikan setiap jengkal permukaan ikut bergetar,, dan kan kembali tenang secra bersamaan,, hal ini menggambarkan kerjasama,, kepedulian,, kepekaan,, cinta dalam ikatan sosial. Ketika air menguap,, terdapat pula satu pelajaran berharga,, bahwa suatu saat kita pasti akan kembali pada sang pencipta.

Rupa wajah yang begitu tampan dan cantik,, keluarga yang begitu dicintai,, tanah,, rumah,, mobil,, perabot yang serba wah,, semua akan ditinggal sama sekali,, kecuali tiga,, amal jariyah,, anak sholeh,, dan ilmu yang bermanfaat. Wahai Tuhan kami,, tidaklah kau ciptakan semua ini dengan percuma. Maha Suci Engkau,, maka jauhkan kami dari azab neraka.


No comments: